Micron Taiwan kini menghadapi ancaman mogok kerja setelah survei awal menunjukkan 80% pekerja mendukung aksi buruh tersebut. Serikat pekerja menuntut perubahan sistem bonus saat ini menjadi skema bagi hasil yang lebih adil bagi seluruh karyawan di sana.
Mediasi formal dijadwalkan mulai pertengahan September 2026 sesuai hukum Taiwan sebelum pemungutan suara mogok dilakukan. Langkah ini dipicu kesuksesan Samsung yang memberikan bonus hingga $400.000, serta kebijakan bagi hasil 10% di Samsung dan SK Hynix.
Isu ini krusial karena 60% kapasitas produksi global Micron berada di Taiwan, termasuk memori pita lebar tinggi. Dengan pendapatan $41,46 miliar, gangguan operasional di Taiwan akan berdampak besar pada unit bisnis memori awan yang menyumbang 33% pendapatan.