Harga kontrak memori melonjak 24 persen dan naik 20 persen dalam tiga bulan hingga Oktober 2026. Data terbaru menunjukkan kenaikan bulanan DDR4 sebesar 4 persen dan DDR5 sebesar 3 persen, sementara harga spot chip DDR5 melesat hingga 8 persen.
Analis memprediksi kelangkaan DDR4 akan berlanjut hingga akhir 2028 karena mulai menghentikan produksinya sejak 2025. Meski begitu, Micron tetap memasok DDR4 untuk sektor otomotif dan industri meski 75 persen produksi 2027 sudah dipesan.
Krisis memori ini diperkirakan baru mereda pada 2029 dengan puncak defisit pasokan DRAM mencapai 13,9 persen di akhir 2027. Kondisi ini memaksa vendor seperti meningkatkan produksi motherboard DDR4 lama demi menyiasati tingginya harga kit memori DDR5.