G.Skill resmi menyepakati penyelesaian gugatan class action senilai $2,4 juta terkait pemasaran memori DDR4 dan DDR5. Gugatan yang diajukan sejak 2022 ini menuduh G.Skill tidak menjelaskan bahwa kecepatan tinggi pada seri Trident Z memerlukan overclocking.
Konsumen AS yang memenuhi syarat kini mulai menerima ganti rugi, dengan laporan pembayaran berkisar antara $19,68 hingga $24,60. G.Skill membantah tuduhan tersebut namun setuju memperbarui kemasan dengan peringatan risiko kerusakan sistem akibat overclock.
Kini G.Skill wajib mencantumkan disclaimers penggunaan Intel XMP atau AMD EXPO untuk mencapai kecepatan penuh. Hal ini krusial karena memori akan berjalan di standar JEDEC seperti DDR5-4800 jika fitur tersebut tidak diaktifkan secara manual oleh pengguna.