Harga Memori Diprediksi Melonjak Tajam pada 2026

Lonjakan permintaan chip HBM untuk teknologi AI memicu kenaikan harga DDR4 dan SLC NAND hingga 50 persen akibat pergeseran produksi.

Morgan Stanley memprediksi lonjakan harga memori yang signifikan pada 2026. Harga DDR4 diperkirakan naik 50 persen di kuartal ketiga dan 10 persen di kuartal keempat. Sementara itu, harga SLC NAND diproyeksi melambung hingga 50 persen pada kedua kuartal tersebut.

Data Bank of America menunjukkan harga spot DDR5-5600/6400 24GB naik 483 persen secara tahunan. Chip DDR5 24GB yang dihargai 8 dolar AS pada pertengahan 2025 kini mendekati 47 dolar AS di Agustus 2026, setelah mengalami kenaikan 8 persen dalam satu bulan saja.

Kenaikan ini dipicu pergeseran produksi ke HBM yang memakan wafer tiga kali lebih banyak dari DRAM biasa. UBS memproyeksi konsumsi HBM industri mencapai 61,5 miliar Gb pada 2027, dengan NVIDIA sendiri menyerap sekitar 25,1 miliar Gb untuk kebutuhan teknologi AI.

bodyText


Artikel lain

MINISFORUM Rilis PC Slim 895D7 Ryzen 9 8945HX

be quiet! Rilis Dark Power Pro 14 IO Titanium

Intel Siapkan Core Ultra 9 4950K Seri Nova Lake

AIDA64 Beri Dukungan Awal untuk AMD Zen 7

MINISFORUM Rilis Sistem MoDT 139D7 dan 895D7 Baru

Harga Intel Arc Pro B70 Melonjak Drastis di 2026

Windows 11 Dioptimalkan untuk Laptop RAM 8GB

Corsair Rilis PSU RMe Platinum 2026 Anti-Overheat

MSI Rilis Prestige 14 Flip AI+ Edisi Van Gogh

Framework 12 Hadir dengan Intel Core Series 3

Thermal Grizzly Rilis Ryzen 9 9950X3D2 Delidded

Hydra 2.3B Rilis, Dukung Overclock RTX 50-Series

Harga ASUS Prime Radeon RX 9070 Turun ke $629

Memori CXMT Tiongkok Tembus Rekor 9.000 MT/s

Apple Siapkan AirPods dengan Kamera AI B790

Laptop Lenovo Legion 5 Kehilangan RAM 32 GB

GMKtec Rilis Seri PC Gaming Neo-X1 Secara Global

Acer Rilis Laptop Go Air dengan Intel Core 5

Lexar Rilis SSD Thor Ultra PCIe 5.0 Kecepatan 11 GB/s

Geekom Temukan Malware pada Driver Mini PC Seri A