Seorang pemilik Lenovo Legion 5 melaporkan kejadian aneh setelah laptopnya diperbaiki melalui garansi Best Buy. Laptop yang awalnya memiliki RAM 64 GB tersebut dikembalikan dengan kapasitas hanya 32 GB, memicu perdebatan mengenai standar servis perangkat.
Unit dengan prosesor Intel Core i9-14900HX ini dibeli dari pihak ketiga bernama PC Heaven yang melakukan upgrade mandiri. Teknisi Geek Squad melepas satu modul 32 GB karena dianggap penyebab blue screen, meski dokumentasi menyatakan modul telah dikembalikan.
Kasus ini menyoroti batasan spesifikasi resmi Lenovo yang hanya mencantumkan maksimal 32 GB RAM. Bagi konsumen, penting untuk memahami bahwa komponen upgrade dari penjual pihak ketiga mungkin tidak selalu didukung penuh oleh layanan servis resmi pabrikan.