Harga Motherboard Naik Akibat Biaya Produksi

Produsen utama seperti MSI dan ASUS mulai menaikkan harga motherboard menyusul lonjakan biaya komponen inti hingga 50 persen di pasar.

Biaya produksi motherboard dilaporkan melonjak setidaknya 10 persen menurut data Board Channels. Kenaikan ini memicu penyesuaian harga jual rata-rata sebesar 3 persen oleh para produsen utama seperti MSI, ASUS, dan Gigabyte sejak periode Agustus 2026 lalu.

Berdasarkan data ChannelGate, harga PCB naik 15 hingga 50 persen, sementara kapasitor melonjak 50 persen. Modul Wi-Fi juga naik 10-20 persen. MSI menaikkan harga seluruh lini produknya, sedangkan ASUS dan Gigabyte fokus pada model-model tertentu yang laris.

Kenaikan harga ini menjadi krusial bagi konsumen, terutama menjelang transisi Intel ke soket LGA-1954 untuk platform Nova Lake-S. Pengguna harus bersiap merogoh kocek lebih dalam akibat pembengkakan biaya komponen inti yang memengaruhi harga pasar global.


Berita terkait

Intel Hentikan Hadiah Bug Bounty Senilai $100.000

Mouse Computer Rilis PC Gaming Berpendingin Cair

Microsoft Auto SR Kini Dukung Intel Panther Lake

HP EliteBook X G3i Muncul dengan CPU 20 Core

MSI Konfirmasi Claw 8 EX AI+ dengan Intel Arc G3