CoreWeave baru saja melaporkan lonjakan pendapatan sebesar 112% year-over-year mencapai $2,58 miliar pada kuartal kedua. CEO Mike Intrator juga mengungkap kontrak penggunaan GPU Nvidia A100 yang akan terus berlanjut hingga 2029, meski chip ini rilis 2020.
Perusahaan mencatat backlog pendapatan fantastis senilai $104 miliar, belum termasuk komitmen baru $25 billion sejak Juli. Menariknya, harga SKU generasi lama tetap stabil tinggi, sementara kapasitas daya CoreWeave kini telah melonjak hingga angka 4,2 GW.
Fenomena ini membuktikan GPU lama seperti A100 masih sangat relevan dan efisien di tengah hadirnya rak GB200 yang butuh daya 140kW. CFO Nvidia mengonfirmasi A100 tetap beroperasi penuh, menepis kekhawatiran depresiasi aset di sektor infrastruktur AI global.