resmi memperkenalkan CPU AGI pada Oktober 2024 yang dirancang khusus untuk beban kerja AI agen di pusat data. Inovasi ini diklaim mampu memberikan performa per rak dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan prosesor AMD EPYC 9755 melalui pengujian ketat.
Berdasarkan analisis independen Signal65, CPU AGI unggul 20% per chip pada tujuh beban kerja utama. Arm memimpin 97% pada fastText dan 13% di SWE-bench, meski tertinggal 12% pada throughput MySQL. Metodologi ini didukung oleh raksasa teknologi dan OpenAI.
Efisiensi daya menjadi kunci utama karena server Arm hanya butuh 950W hingga 1.050W, jauh di bawah AMD yang mencapai 1.700W. Hal ini memungkinkan lebih banyak server dalam satu rak, memberikan lompatan performa signifikan untuk infrastruktur AI masa depan.