Raspberry Pi resmi menerapkan penguncian firmware yang membatasi kapasitas RAM sesuai bawaan pabrik. Engineer PhilE mengonfirmasi bahwa langkah ini sudah dilakukan sejak lama untuk menjaga reliabilitas perangkat dan mencegah modifikasi komponen memori ilegal.
Kebijakan ini bertujuan menghilangkan insentif bagi reseller nakal yang menukar chip RAM rendah dengan kapasitas lebih tinggi dari sumber tidak jelas. Firmware kini memprogram atribut khusus yang membuat perbaikan atau upgrade RAM mandiri dipastikan tidak akan jalan.
Pembatasan ini mulai bergulir pada pembaruan akhir 2024 dan memicu kritik dari komunitas. Jeff Geerling menyarankan penggunaan flag firmware sekali pakai sebagai alternatif, namun saat ini pengguna dilarang keras memodifikasi RAM demi keamanan operasional.