baru saja memperkenalkan terobosan besar melalui chip Z generasi terbaru yang mengusung teknologi Dual-ISA. Diumumkan oleh Christian Jacobi pada Hot Chips 2026, prosesor ini diproduksi dengan fabrikasi 2nm dan mampu berjalan pada kecepatan di atas 5,7 GHz.
Chip canggih ini memiliki 11 core yang secara asli mendukung eksekusi Z/Architecture dan Arm64 (AArch64) secara bersamaan. Dilengkapi cache L4 hingga 3,5 GB dan akselerator khusus AI serta kriptografi, perangkat ini siap menjalankan VM melalui KVM dengan lancar.
Inovasi ini sangat krusial mengingat IBM Z dan LinuxOne mengelola 68% beban kerja TI dunia serta digunakan oleh 77 dari 100 bank top global. Dengan dukungan dual-ISA, IBM memperkuat dominasi infrastruktur enterprise untuk masa depan komputasi yang lebih efisien.