Huawei dan Qualcomm resmi menandatangani kesepakatan lisensi silang paten multi-tahun pada 5 Oktober 2026. Perjanjian ini mencakup teknologi 5G, komputasi, AI, dan jaringan. Menariknya, Qualcomm juga setuju membeli sejumlah paten Huawei yang kini menunggu izin.
Bagi pembaca, ini adalah momen bersejarah karena pertama kalinya Qualcomm membayar untuk melisensi dan mengakuisisi paten Huawei. Kesepakatan ini mengikuti prinsip FRAND, meski pembatasan ekspor AS tahun 2019 tetap berlaku bagi perusahaan asal Tiongkok ini.
Langkah strategis ini diprediksi membuat nilai kontrak lisensi Huawei melampaui 6,9 miliar dolar AS. Kerja sama ini memperkuat hubungan kedua raksasa teknologi tersebut setelah sebelumnya sempat menyelesaikan sengketa lisensi jangka panjang pada tahun 2020.