(AWS) dilaporkan telah memesan rak server GB300 senilai 5 miliar dolar AS serta perangkat keras tambahan sebesar 3 miliar dolar AS pada Agustus 2026. Melalui praktik Early Rack Receipt, Amazon membayar server AI ini jauh sebelum operasional guna mengamankan pasokan di tengah tingginya permintaan infrastruktur cloud.
Namun, muncul fenomena Dark GPUs di mana chip AI canggih tersebut tidak bisa langsung digunakan karena kendala pasokan listrik di beberapa lokasi. Email internal mengungkap bahwa peralatan operasional terpaksa disimpan di gudang karena situs belum siap, bahkan tim terkait tidak memiliki jadwal pasti untuk memindahkan rak ke pusat data mereka.
Meskipun arus kas bebas Amazon sempat negatif untuk pertama kalinya sejak 2023, CEO Andy Jassy tetap optimis akan imbal hasil investasi AI ini. Juru bicara Amazon menegaskan bahwa penyimpanan perangkat keras di dekat lokasi instalasi adalah prosedur rutin agar perusahaan bisa segera mengaktifkan kapasitas begitu infrastruktur daya tersedia.